#CurhatBuruhDigital The Prolog

Awalnya memiliki blog bernama Figuran Jakarta saya terfikir untuk menuliskan banyak hal akan pengalaman hidup saya sebagai seorang pendatang dari daerah yang bekerja dan mengadu nasib di Ibu Kota ini. Tentang lika-liku yang dihadapi saat berangkat kerja dengan sistem transportasi yang ada di dalamnya, curhat masalah industri pekerjaan (terutama digital dan kreatif, karena saya bergerak di bidang itu), dan juga mungkin segelintir tentang jatuh bangun dalam meniti life skill di bidang tatanan ekonomi bulanan dan, ehem, sedikit curhat masalah love’s life.

Tapi apa mau dikata, saya ternyata belum berani-berani amat untuk curhat sampai ke skala mikroskopik akan hidup saya. Saya selalu berfikir, ah siapa yang mau baca. Ah sepenting apa sih pengalaman hidup saya untuk orang lain?

Lalu, setelah setahun lebih blog ini hadir, kebanyakan saya mengisinya hanya tentang review-review film yang saya tonton dan itu pun juga sambil lalu saja. Tidak diniatkan dengan skejul posting yang rutin.

Dan, momen itu pun hadir, seperti momen-momen kreatif lainnya, saat saya membaca banyak artikel di medium atau tautan tulisan lainnya yang isinya kurang lebih tentang pandangan hidup mereka akan profesi dan industri yang mereka geluti sekarang. Dan bagaimana hal-hal yang bersifat internal business diuraikan dengan begitu menarik dan ternyata sadar tidak sadar bergesakan dengan hidup saya sebagai si outsider.

Membuat saya tersadar, sekecil apa pun pengalam tersebut, jika berasal dari praktisinya langsung, membuat orang yang membacanya memiliki kedekatan dengan hal tersebut. Awarness pun hadir di sana.

Dan menurut pribadi saya lagi, penting rasanya memiliki dokumentasi akan pengalaman hidup pada masa periode tertentu. Karena dengan adanya elemen teknis dan analisis akan fenomena industri dari internal level tertentu, akan memberikan nilai dan pandangan baru akan masalah tersebut. And it feels personal, maybe people can relate to in other ways.

Intinya, kedekatan terhadap industri adalah poin yang paling penting. Mengapa saya bilang penting? Karena belum banyak orang yang bercerita tentang kehidupan pekerja kerah putih, terutama di dunia industri digital maupun kreatif. Bagaimana masing-masing orang bertahan hari demi harinya. Dan itu adalah hal yang menarik. Karena dengan kemajuan teknologi dan internet saat ini, pergeseran profesi pun mengalami perubahan. Bahwa ada orang yang makan dari industri ini dan menjadikannya sebuah karir.

Pengalaman kerja saya mungkin masih terbilang baru, saya baru bekerja selama empat tahun. Namun, dipikir-pikir empat tahun bukan angka yang pendek juga. Maka, bismillah, saya akhirnya berniat untuk menuliskan series #curhatburuhdigital dari perspektif dan pengalaman hidup saya.

Dan ini tentu saja adalah sharing terbuka, saya tidak akan mengklaim bahwa apa yang saya tulis adalah yang maha benar. Ini akan pure dari pandangan saya pribadi dan pengalaman kerja saya. Mungkin juga beberapa pengalaman kolega saya yang lain. Jadi jika ada yang mengalamai momen yang sama dan memiliki perbedaan pendapat, monggo nantinya untuk berdiskusi bersama.

Akhir kata, I hope you enjoy it.

Salam,

Figuran Jakarta.

fj

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s